Surabaya - Mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 7 dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya berkesempatan menjalani program magang di PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandar Udara Internasional Juanda. Magang yang dilaksanakan sejak 10 Agustus hingga 25 September 2026 ini ditempatkan di unit Branch Communication & CSR dan memberikan pengalaman berharga tentang praktik komunikasi korporat di industri kebandarudaraan, salah satu sektor infrastruktur strategis nasional.
Setelah enam semester mempelajari teori-teori komunikasi dan media relations di bangku kuliah, magang ini menjadi kesempatan emas untuk menerapkan pengetahuan akademis dalam lingkungan kerja profesional berskala besar. Bandara Internasional Juanda, sebagai pintu gerbang utama Jawa Timur, menjadi konteks ideal untuk pembelajaran praktis mengingat dinamika operasionalnya yang kompleks dan beragam stakeholder yang terlibat.
Dokumentasi Visual: Dari Teori ke Praktik Lapangan
Salah satu tugas utama yang diemban peserta magang adalah dokumentasi kegiatan operasional dan acara resmi di lingkungan bandara. Awalnya, dokumentasi dianggap sekadar tentang mengambil foto atau video yang berkualitas visual tinggi. Namun, di lapangan, pembelajaran berlanjut ke tingkat yang lebih strategis.
"Dokumentasi visual dalam industri kebandarudaraan memiliki fungsi jauh lebih dari sekadar estetika. Setiap sudut, gestur pelayanan, hingga momen event kebudayaan atau penyambutan tamu harus ditangkap dengan presisi untuk menyampaikan pesan ketertiban, keamanan, dan keramahtamahan," ujar peserta magang mengenai insight pertamanya.
Turun langsung ke area terminal dengan membawa kamera membuka sudut pandang baru tentang ruang publik yang tidak pernah sepi dari aktivitas. Pelajaran ini menunjukkan bahwa setiap elemen visual dalam institusi korporat dirancang untuk mengkomunikasikan nilai-nilai dan komitmen perusahaan kepada publik yang beragam.
Pengeditan Video: Fleksibilitas Gaya dan Narasi
Tidak berhenti pada tahap pengambilan gambar, tugas berikutnya yang menjadi tantangan signifikan adalah pengeditan video. Di unit Branch Communication, video merupakan media krusial untuk publikasi media sosial maupun laporan internal. Proses editing video mengajarkan pentingnya fleksibilitas dalam gaya komunikasi.
Peserta magang belajar membedakan format konten untuk Instagram Reels yang memerlukan tempo cepat dan visual menarik, dibandingkan dengan video laporan dokumentasi kegiatan CSR yang membutuhkan pendekatan lebih formal dan informatif. Pengalaman ini meliputi seleksi gambar yang tepat, penentuan tempo potongan, pemilihan musik yang sesuai mood dan tujuan, serta memastikan tone visual tetap selaras dengan identitas korporat perusahaan.
Press Release: Menguji Presisi dan Riset
Jika dokumentasi dan editing mengasah kemampuan visual, pembuatan press release benar-benar menguji ketajaman riset dan kualitas tulisan. Menulis rilis berita untuk media atas nama institusi publik seperti Bandar Udara Internasional Juanda sangat berbeda dengan menulis esai kampus atau artikel populer. Di konteks korporat, kesalahan kecil pada angka, nama jabatan, atau fakta operasional bisa berdampak signifikan pada reputasi publik.
Peserta magang mempelajari cara memformulasikan fakta kegiatan—khususnya program penyaluran bantuan CSR ke dalam struktur piramida terbalik yang padat, jelas, dan bernilai berita. Bimbingan dari mentor di unit Branch Communication membantu pemahaman tentang cara menyusun sudut pandang berita yang menarik bagi jurnalis tanpa mengesampingkan kode etik dan pesan utama korporasi.
Pengalaman magang enam minggu ini menjadi jembatan berharga bagi perjalanan akademis peserta menjelang semester akhir. Exposure langsung terhadap kompleksitas tugas seorang praktisi komunikasi korporat di dunia kerja profesional memberikan konteks nyata yang akan membentuk fondasi karir di bidang komunikasi.

Social Header