Kampung Jepang, Surabaya, menjadi lokasi penyelenggaraan Diversum Synergy Festival of Nusantara & Asia (Synfesta) 2026 pada Sabtu, 13 Juni 2026. Acara ini digagas oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya bersama pengelola Kampung Jepang.

Synfesta 2026 hadir dengan tema besar keberagaman budaya Nusantara dan Asia, khususnya budaya Jepang. Selain menjadi ajang apresiasi budaya, kegiatan ini merupakan bagian dari praktik langsung mata kuliah berpraktikum mahasiswa, sekaligus strategi meningkatkan popularitas Kampung Jepang di kalangan generasi muda Surabaya.

Ketua Pelaksana Synfesta 2026, Shalsabila Hans Kidid, menjelaskan konsep acara dirancang agar pengunjung muda dapat mengenal budaya Asia dengan cara interaktif.

"Kami ingin Synfesta menjadi tempat anak muda Surabaya mengenal dan mengapresiasi budaya Jepang dengan cara yang menyenangkan," kata Shalsabila.

Tiga agenda utama mengisi Synfesta 2026, yaitu lomba fotografi, bazar kuliner, dan sesi awarding. Lomba fotografi membuka ruang bagi generasi muda untuk unjuk kemampuan mengabadikan momen secara kreatif. Bazar kuliner digelar mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Administrasi Bisnis sebagai bentuk pemenuhan mata kuliah, sekaligus melatih inovasi produk dan strategi menarik pengunjung.

Rangkaian dibuka Master of Ceremony Rangga Pramudya dan Deviyan Angel Firnanda, dilanjutkan pembacaan tata tertib, lagu Indonesia Raya tiga stanza, dan Hymne Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Sesi sambutan diisi Shalsabila Hans Kidid, perwakilan Kampung Jepang, dan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, Mohammad Insan Romadhan.

Ruang Praktik Nyata bagi Mahasiswa

Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Mohammad Insan Romadhan, S.I.Kom., M.Med.Kom, menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini bagi pengembangan kemampuan mahasiswa di luar kelas.

"Kegiatan seperti ini penting karena mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tapi juga praktik langsung mengelola acara dari awal sampai akhir," ujar Insan.

Usai sesi sambutan, Rangga Pramudya dan Asti Amelia Ambarwati mengajak pengunjung berkeliling stand bazar sambil mengenalkan produk kuliner karya mahasiswa Administrasi Bisnis. Menjelang matahari terbenam, suasana Synfesta semakin hidup dengan dekorasi lampu dan ornamen khas Jepang yang memperkuat nuansa budaya Asia di lokasi acara.

Sesi awarding menjadi puncak sekaligus momen paling dinanti dalam rangkaian Synfesta 2026. Dipandu Rangga Pramudya dan Deviyan Angel Firnanda, pengunjung memadati area depan panggung untuk menyaksikan pengumuman pemenang lomba fotografi dan stand bazar terinovatif. Tepuk tangan dan sorak pengunjung mengiringi para pemenang saat naik ke panggung menerima penghargaan.

Rangkaian Diversum Synfesta 2026 resmi ditutup oleh Rangga Pramudya dan Deviyan Angel Firnanda. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berharap dapat memperoleh pengalaman nyata dalam pengelolaan acara, sekaligus mendorong peningkatan engagement Kampung Jepang Surabaya.