Program magang menjadi salah satu ruang penting bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Hal tersebut dirasakan oleh Axell Brndon Ranukumbolo, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dengan peminatan Public Relations, saat menjalani magang di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur.

Axell memulai kegiatan magang pada 12 Januari 2026 di Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP). Bidang tersebut memiliki keterkaitan erat dengan konsentrasi ilmu yang ia pelajari di bangku kuliah, terutama dalam hal pengelolaan informasi, penyusunan pesan, publikasi, serta pelayanan komunikasi kepada masyarakat.

Pemilihan Bidang IKP menjadi kesempatan bagi Axell untuk mengimplementasikan teori komunikasi dan public relations dalam lingkungan kerja profesional. Melalui aktivitas tersebut, ia tidak hanya memahami konsep komunikasi dari sisi akademik, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana instansi pemerintah mengelola informasi publik agar dapat diterima secara luas dan tepat oleh masyarakat.

Selama menjalani magang, Axell terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan komunikasi publik dan media digital. Ia ikut membantu proses editing video untuk kebutuhan publikasi instansi, menjadi talent dalam konten media sosial, hingga menyusun narasi konten agar pesan yang disampaikan lebih sederhana, jelas, dan mudah dipahami oleh audiens.

“Melalui magang ini, saya belajar bahwa komunikasi tidak hanya tentang berbicara, tetapi juga bagaimana menyusun pesan melalui visual, audio, dan tulisan agar informasi bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Axell.

Selain terlibat dalam produksi konten, Axell juga mendapatkan pengalaman dalam membangun koordinasi bersama rekan-rekan magang lainnya. Ia belajar mengenai pentingnya pembagian tugas, pengaturan alur kerja, serta komunikasi yang efektif dalam tim. Menurutnya, kerja sama yang baik menjadi faktor penting agar setiap pekerjaan dapat diselesaikan secara terorganisir.

Pengalaman tersebut juga memperkuat pemahamannya tentang etika komunikasi profesional. Dalam lingkungan kerja, mahasiswa dituntut untuk mampu beradaptasi, menjaga komunikasi dengan rekan kerja maupun atasan, serta memahami tanggung jawab dalam setiap tugas yang diberikan. Hal ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi yang nantinya akan terjun ke dunia profesional.

Ilmu yang diperoleh selama perkuliahan turut membantu Axell dalam proses adaptasi. Materi mengenai public relations, komunikasi organisasi, media digital, dan penyusunan pesan menjadi dasar yang ia gunakan selama mengikuti kegiatan magang. Dari pengalaman tersebut, ia semakin memahami bahwa teori di kelas memiliki peran penting ketika diterapkan dalam praktik kerja nyata.

Magang di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur memberikan gambaran bagi Axell mengenai suasana kerja di instansi pemerintahan, khususnya dalam bidang informasi dan komunikasi publik. Ia belajar menghadapi tantangan, menyelesaikan pekerjaan sesuai arahan, serta memahami pentingnya ketelitian dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Bagi Axell, pengalaman magang ini menjadi pembelajaran berharga dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Melalui keterlibatan langsung di Bidang IKP, ia memperoleh wawasan baru tentang peran komunikasi dalam pelayanan publik, sekaligus memperkuat keterampilan yang relevan dengan bidang Public Relations.