Kegiatan magang menjadi salah satu proses penting bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Hal tersebut turut dirasakan Shalom Lincoln Manik, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, saat menjalani magang di Satubasa Communication, sebuah perusahaan event organizer yang beralamat di Jalan Gunung Anyar Jaya No. 224, Surabaya.

Melalui kegiatan tersebut, Shalom mendapat kesempatan untuk memahami proses kerja profesional di bidang multimedia dan penyelenggaraan acara. Pengalaman magang ini menjadi ruang belajar untuk menerapkan ilmu komunikasi yang telah diperoleh selama perkuliahan, terutama dalam aspek produksi visual, kerja tim, dan komunikasi dengan klien.

Pada masa awal magang, Shalom terlebih dahulu beradaptasi dengan lingkungan kerja baru. Ia mempelajari struktur organisasi kantor, aturan kerja, serta pola koordinasi bersama pembimbing dan rekan kerja. Proses adaptasi tersebut menjadi bekal penting untuk memahami budaya kerja profesional, khususnya di industri kreatif yang menuntut ketelitian, kecepatan, dan kemampuan bekerja sama.

Seiring berjalannya waktu, Shalom mulai terlibat dalam berbagai pekerjaan multimedia. Beberapa tugas yang dikerjakan meliputi pengambilan video, editing video, pembuatan animasi bumper, pengoperasian live camera, hingga pengelolaan Zoom dalam kegiatan event. Dari proses tersebut, ia belajar bahwa produksi multimedia membutuhkan persiapan matang sejak tahap konsep, pelaksanaan, hingga penyelesaian akhir sebelum hasil diberikan kepada klien.

Salah satu pengalaman berkesan diperoleh saat ia terlibat dalam acara CEO Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Bank CTBC di Sheraton Surabaya Hotel & Towers. Dalam acara tersebut, Shalom menjadi bagian dari tim live camera dan operator Zoom. Tugas ini menuntut fokus tinggi agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar secara teknis.

Selain itu, Shalom juga ikut dalam persiapan acara “Lunar” yang diselenggarakan oleh Sampoerna Academy. Pada kegiatan tersebut, ia mengikuti meeting bersama tim dan klien untuk membahas konsep acara serta mengerjakan video bumper yang digunakan selama event berlangsung. Dari proses ini, ia memahami pentingnya komunikasi profesional, kemampuan menerima revisi, dan ketelitian dalam menerjemahkan kebutuhan klien menjadi karya visual.

Pengalaman lain yang memperkaya kemampuan Shalom adalah saat menjalankan tugas sebagai Visual Jockey atau VJ. Dalam posisi tersebut, ia bertanggung jawab mengatur tampilan visual selama acara berlangsung. Tugas ini membutuhkan ketepatan waktu, konsentrasi, serta kemampuan mengoperasikan sistem visual secara langsung di lapangan.

Shalom juga dipercaya menjadi videografer sekaligus editor dalam beberapa kegiatan dokumentasi, seperti Vinilon Customer Gathering dan Kajian Adem Ramadhan yang diselenggarakan AQUA di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Ia terlibat mulai dari proses pengambilan gambar hingga editing video menjadi hasil akhir yang siap diberikan kepada klien.

“Magang ini memberi saya banyak pelajaran, terutama tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama tim, dan bagaimana menjaga kualitas pekerjaan di tengah tekanan acara,” ungkap Shalom.

Selama menjalani magang, ia juga memanfaatkan waktu luang di kantor untuk mengevaluasi hasil pekerjaan dan mempelajari teknik editing baru. Diskusi bersama pembimbing turut membantunya memperbaiki kekurangan serta meningkatkan kemampuan teknis secara bertahap.

Pengalaman magang di Satubasa Communication memberi pemahaman bahwa keberhasilan sebuah event lahir dari koordinasi banyak pihak. Bagi Shalom, kegiatan ini menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan, terutama di bidang multimedia, produksi kreatif, dan event organizer.