Mediamassa.co.id — Warga Medan Helvetia digemparkan oleh penemuan seorang nenek bernama Amima Agama (70 tahun) yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. Ironisnya, pelaku perampokan sadis itu ternyata adalah tukang servis langganan korban.
Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka sayatan di leher, dan sejumlah perhiasan serta barang berharga dilaporkan hilang. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (19/7) di Jalan Balai Desa, Medan.
Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, dalam kondisi terlentang dan berlumuran darah.
Tidak ditemukan tanda-tanda perlawanan keras, menandakan korban kemungkinan mengenal pelaku.
Pihak kepolisian melakukan olah TKP dan mencurigai pelaku adalah orang dekat atau yang kerap keluar masuk rumah korban.
Penyelidikan mengarah pada seorang tukang servis langganan, yang terakhir kali terlihat di sekitar lokasi sebelum kejadian.
Kapolsek Medan Helvetia menyatakan, pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku. Saat ini proses pengejaran tengah berlangsung. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk tetangga dan keluarga korban.
“Kami menduga pelaku telah merencanakan aksinya dengan matang, karena mengenal situasi rumah korban,” ujar Kapolsek.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya lansia yang tinggal sendiri, agar:
• Tidak mudah percaya kepada tukang servis atau tamu langganan tanpa pengawasan.
• Memasang CCTV atau alat keamanan di sekitar rumah.
• Segera lapor ke RT/RW jika ada aktivitas mencurigakan di lingkungan.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa pelaku kejahatan bisa berasal dari lingkungan terdekat. Waspada terhadap siapa pun yang memiliki akses rutin ke rumah, apalagi jika tinggal sendirian. Semoga aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan mengungkap motif kejahatan ini secara tuntas.
(Red)
0 Komentar