Jepara - Jateng
BMKG menetapkan wilayah Jepara masuk dalam tingkat kekeringan meteorologis tertinggi, dengan curah hujan yang diprediksi masih rendah sepanjang September hingga Oktober 2026. Ada 11 desa yang tersebar di beberapa kecamatan mengalami kekurangan air bersih, termasuk Desa Karangaji, Kecamatan Kedung.
Kekeringan yang melanda Kabupaten Jepara Jawa Tengah membuat warga desa Karangaji Kecamatan Kedung mengalami krisis air bersih selama hampir tiga bulan lebih. Untuk meringankan beban warga akan air bersih, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat atau lebih dikenal dengan Rere menyalurkan bantuan 32.000 liter air bersih Senin 19/10/2026.
Selama hampir tiga bulan lebih masyarakat desa karangaji, Kecamatan Kedung mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini diperparah dengan sumur-sumur milik warga banyak yang tidak mengalir karena mengering, sementara debit air baku Perumda Tirta Jungporo (PDAM Jepara) mengalami penurunan drastis hingga lebih dari 50 persen. Kalaupun masih terdapat air di sumur rasanya asin sehingga tidak layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan /tidak layak konsumsi.
Melihat kondisi seperti ini, wakil ketua MPR RI Lestari moerdijat tersentuh untuk memberikan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Sebanyak 32.000 liter air bersih didistribusikan menggunakan 4 mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Jepara, Pratikno menyampaikan bahwa kekeringan mulai dirasakan warga sejak Juli dan mencapai kondisi yang semakin parah dalam beberapa bulan terakhir.
" Disini kekeringan terjadi sejak bulan Juli dan yang paling parah dibulan September. Pada bulan Oktober luar biasa. Rencana ada 4 tangki air bersih. Kami tadi melihat musholla dan tempat ibadah lainnya, Insyaallah akan kami droping juga" jelasnya
Yayuk, salah satu warga mengungkapkan bahwa droping air bersih dilakukan 1 atau 2 x dalam seminggu.
" Droping air bersih sebanyak 1 atau 2 x dalam seminggu dan untuk memenuhi kebutuhan masak dan minum, kami beli air galon seharga Rp. 5.000/galon" ungkapnya
Andri
Social Header