Jakarta, Indonesia, Smart Indonesia Academy menyelenggarakan program pelatihan dan sertifikasi eksekutif Certified International Risk Management Professional atau CIRMP® bagi jajaran Dewan Komisaris PT Jasamarga Tollroad Operator atau JMTO. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan dalam memahami, mengelola, dan memitigasi risiko perusahaan secara lebih strategis.

Kegiatan tersebut dirancang untuk mendukung penerapan tata kelola manajemen risiko yang adaptif, akuntabel, dan selaras dengan kebutuhan industri infrastruktur. Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai standar manajemen risiko berbasis ISO 31000:2018, Enterprise Risk Management atau ERM, serta penguatan sistem mitigasi risiko yang relevan dengan dinamika bisnis modern.

Program CIRMP® juga disusun dengan memperhatikan arah penguatan tata kelola perusahaan sebagaimana tertuang dalam Pedoman Kementerian BUMN Per-2/MBU/02/2023. Pendekatan ini menempatkan manajemen risiko sebagai bagian penting dalam perlindungan nilai perusahaan, peningkatan efektivitas pengawasan, dan penguatan daya tahan organisasi di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompleks.

Pelaksanaan hari pertama dibuka oleh Yudi Priambodo Sidi, praktisi senior yang saat ini menjabat sebagai Komisaris di Dapen BRI dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris Independen di Pegadaian selama lima tahun. Kehadirannya memberikan penguatan dari sisi pengalaman praktis, terutama dalam melihat hubungan antara stabilitas keuangan, pengawasan strategis, dan penerapan manajemen risiko di tingkat korporasi.

Pada sesi berikutnya, Tanti Widia Nurdiani selaku Founder dan Direktur Utama Smart Indonesia Academy memimpin pendalaman materi mengenai standar risiko global. Beberapa topik yang dibahas meliputi Loss Event Database untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data, Effective Risk Management sebagai strategi peningkatan ketahanan organisasi, serta Risk Management Maturity untuk mengukur dan mengembangkan kapabilitas manajemen risiko secara berkelanjutan.

Smart Indonesia Academy menghadirkan pendekatan pelatihan yang menyesuaikan kebutuhan mitra korporasi. Fleksibilitas materi menjadi salah satu nilai tambah, terutama dalam menghadirkan topik-topik spesifik yang relevan dengan tantangan perusahaan. Selain itu, pelatihan ini menggunakan Modul CIRMP® yang telah terdaftar dan memiliki perlindungan hak cipta dengan nomor 001224538, sehingga kurikulum yang digunakan memiliki dasar akademik dan legalitas yang jelas.

Program ini diikuti langsung oleh Komisaris Utama beserta jajaran Dewan Komisaris JMTO, termasuk Ir. Mira Handayani S, Fery Syarifudin, Wishnu Prawira Asmawi, dan Yudha Wasita Kartika Putra. Keterlibatan para pimpinan dalam diskusi menunjukkan komitmen JMTO dalam memperkuat integritas operasional, efektivitas pengawasan, dan kesiapan perusahaan menghadapi berbagai potensi risiko.

Perwakilan Dewan Komisaris JMTO menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program tersebut. “Terima kasih kepada Smart Academy. Kami belajar tentang CIRMP® dengan pengajar yang sangat kompeten. Materinya sangat komprehensif dan dapat diaplikasikan langsung untuk meningkatkan efektivitas kerja di organisasi kami,” ujar perwakilan JMTO.

Apresiasi serupa juga disampaikan dalam testimoni lainnya. “Alhamdulillah, materi yang diberikan dapat kami serap dengan sangat baik. Smart Indonesia Academy telah membantu kami dalam memperluas cakrawala wawasan dan pengetahuan strategis bagi perusahaan,” kata perwakilan Dewan Komisaris JMTO.

Didirikan pada tahun 2019, Smart Indonesia Academy atau PT Akademi Smart Indonesia merupakan institusi penyedia sertifikasi internasional dan pelatihan kompetensi profesional. Dengan fokus pada manajemen risiko, kepemimpinan, dan transformasi digital, Smart Indonesia Academy terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia korporasi agar mampu bersaing dengan standar keunggulan global.