Di tengah berkembangnya penggunaan e-meterai dan sistem administrasi digital, keberadaan materai fisik keluaran lama ternyata masih diminati masyarakat. Fenomena tersebut masih terlihat di Kantor Pos Surabaya, di mana sejumlah pelanggan datang untuk mencari materai lama yang digunakan sebagai pelengkap dokumen administrasi maupun sebagai koleksi pribadi.
Permintaan terhadap materai lama masih cukup sering ditemui di bagian customer service. Beberapa pelanggan datang secara khusus untuk menanyakan ketersediaan materai dengan desain dan nominal tertentu yang kini mulai sulit ditemukan di pasaran. Materai lama dianggap memiliki nilai tersendiri karena desainnya yang berbeda pada setiap periode penerbitan.
Sebagian masyarakat mengaku lebih nyaman menggunakan materai tempel pada dokumen cetak dibandingkan e-meterai yang digunakan secara digital. Mereka menilai penggunaan materai fisik lebih praktis dan mudah untuk kebutuhan administrasi sehari-hari, terutama pada dokumen yang masih dicetak secara langsung. Kondisi tersebut membuat keberadaan materai fisik tetap dibutuhkan meskipun layanan digital terus berkembang.
Tidak hanya digunakan untuk kebutuhan administrasi, materai lama juga memiliki daya tarik bagi para kolektor filateli. Beberapa pelanggan sengaja mencari materai dengan desain lama karena dianggap memiliki nilai sejarah dan keunikan tersendiri. Bahkan, ada pelanggan yang menanyakan tahun penerbitan hingga nominal tertentu yang sudah jarang beredar di masyarakat.
Petugas customer service Kantor Pos Surabaya menjelaskan bahwa pertanyaan mengenai materai lama masih cukup sering diterima, terutama dari pelanggan yang membutuhkan materai fisik untuk pelengkap dokumen maupun koleksi pribadi. Materai dengan desain lama saat ini memang semakin terbatas sehingga masyarakat memilih datang langsung ke kantor pos untuk memastikan ketersediaannya.
Dalam aktivitas pelayanan sehari-hari, customer service tidak hanya melayani pengiriman surat dan paket, tetapi juga memberikan informasi kepada pelanggan terkait penggunaan materai sesuai aturan yang berlaku. Petugas membantu masyarakat memahami jenis materai yang dapat digunakan, mulai dari materai tempel lama, materai terbaru, hingga e-meterai yang kini mulai banyak digunakan pada dokumen digital.
Selain memberikan pelayanan, petugas juga sering menghadapi pertanyaan dari pelanggan mengenai perbedaan penggunaan materai fisik dan e-meterai. Sebagian masyarakat masih belum memahami tata cara penggunaan e-meterai, sehingga mereka lebih memilih menggunakan materai tempel yang dianggap lebih mudah dan familiar. Hal tersebut menunjukkan bahwa proses peralihan menuju sistem administrasi digital masih membutuhkan penyesuaian di tengah masyarakat.
Masih diminatinya materai lama menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak sepenuhnya menghilangkan penggunaan produk fisik dalam kebutuhan administrasi. Meskipun e-meterai mulai banyak digunakan, materai tempel tetap memiliki tempat tersendiri bagi sebagian masyarakat, baik karena faktor kebiasaan maupun nilai koleksi yang dimilikinya.

Social Header