| 4 Balita di Kabupaten Tangerang Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut, Dinkes Ungkap Data Lengkap. (Ilustrasi) |
Tangerang – Kasus gagal ginjal akut pada anak kembali menyita perhatian publik. Sebanyak empat balita di Kabupaten Tangerang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Dinkes Kabupaten Tangerang mencatat, total terdapat enam kasus gagal ginjal akut pada balita, di mana empat di antaranya tidak tertolong meski telah mendapatkan perawatan intensif.
Dirawat di RSCM Jakarta
Seluruh balita yang meninggal diketahui sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, rumah sakit rujukan nasional. Penanganan telah dilakukan secara maksimal, namun kondisi pasien tidak dapat diselamatkan.
Korban Usia 1–5 Tahun
Data menunjukkan korban berasal dari kelompok usia rentan, yakni:
• Dua balita berusia 1 tahun
• Satu balita berusia 2 tahun
• Satu balita berusia 5 tahun
Mayoritas korban adalah laki-laki, dengan perbandingan tiga laki-laki dan satu perempuan.
Tersebar di Sejumlah Wilayah
Kasus gagal ginjal akut pada anak di Kabupaten Tangerang dilaporkan tersebar di beberapa kecamatan, antara lain: Balaraja, Cikupa, Binong, Mauk, Teluknaga, dan Sepatan.
Penyebab Masih Ditelusuri
Hingga kini, penyebab pasti gagal ginjal akut pada balita tersebut masih dalam proses investigasi oleh pihak terkait. Pemerintah daerah bersama otoritas kesehatan terus melakukan penelusuran serta langkah pencegahan untuk menghindari penambahan kasus.
Social Header