Jakarta - Sabtu, 17 Januari 2026 - Nama Yasutomo Ihara mendadak menjadi sorotan publik setelah terungkap sebagai pelaku pembobolan 43 rumah di Jepang. Uniknya, pria yang dikenal sebagai mantan pemeran pengganti Ranger Hijau ini menggunakan jurus dan teknik akrobatik yang ia pelajari saat menjalani proses syuting.
Kasus tersebut diungkap oleh kepolisian
Prefektur Saitama, Jepang. Yasutomo diketahui memanfaatkan kemampuan memanjat, kelincahan tubuh, serta teknik masuk rumah tanpa jejak yang sebelumnya ia kuasai saat berkarier di dunia hiburan.
Gunakan Teknik Akrobatik untuk Masuk Rumah
Dalam aksinya, Yasutomo tidak masuk melalui pintu utama. Ia memilih memanjat dinding, balkon, dan pipa bangunan untuk mencapai lantai atas rumah target. Metode ini membuatnya dijuluki media setempat sebagai “pencuri manusia laba-laba.”
Polisi mencatat, aksi pencurian tersebut berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama dan menyasar puluhan rumah di wilayah pemukiman Jepang.
Motif: Kesulitan Ekonomi Usai Cedera
Yasutomo mengaku nekat melakukan pencurian karena kesulitan ekonomi. Cedera lutut serius yang dialaminya pada 2009 membuat kariernya sebagai pemeran pengganti terhenti. Sejak saat itu, ia kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.
Sebagian hasil pencurian digunakan untuk membiayai pendidikan drama, dengan harapan bisa kembali berkarier di industri hiburan Jepang.
Total Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Dari hasil penyelidikan, total nilai barang curian Yasutomo diperkirakan mencapai 8,2 juta yen, atau setara Rp 870 jutaan. Barang-barang tersebut berupa uang tunai dan perhiasan milik para korban.
Atas perbuatannya, Yasutomo akhirnya ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara lima tahun oleh pengadilan Jepang.
Kasus ini menyita perhatian publik karena latar belakang pelaku yang tak biasa. Dari dunia hiburan hingga kriminalitas, kisah Yasutomo menjadi pengingat bahwa kemampuan profesional bisa disalahgunakan jika berada di tangan yang keliru.
Artikel ini telah tayang di
Mediamassa.co.id
Social Header