Yogyakarta - Selasa, 27 Januari 2026 – SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik resmi menjalin kerja sama pendidikan dengan International Islamic School Malaysia (IISM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, M.Pd, sebagai bagian dari upaya sekolah dalam memperluas jejaring internasional serta meningkatkan kualitas pendidikan berbasis global yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan kerja sama ini diawali dengan Seminar Internasional yang membahas pengembangan pendidikan dalam perspektif global. Seminar tersebut menghadirkan berbagai pemikiran dan praktik terbaik (best practices) dalam dunia pendidikan internasional, khususnya terkait penguatan karakter, inovasi pembelajaran, serta kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global.
Dalam keterangannya, Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas terjalinnya kerja sama internasional tersebut.
“Alhamdulillah, kerja sama antara SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik dengan International Islamic School Malaysia merupakan langkah strategis dalam pengembangan pendidikan berwawasan global. Melalui MoU ini, kami berharap dapat saling berbagi praktik baik dalam pembelajaran, penguatan karakter, serta pengembangan kurikulum yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujar Ulyatun Nikmah, M.Pd.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seminar internasional yang mengawali kegiatan ini memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi sekolah untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan pendidikan global.
“Seminar internasional ini membuka perspektif kami tentang pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Smamio berkomitmen untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkolaborasi demi menyiapkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat global,” imbuhnya.
Sementara itu, CEO International Islamic School Malaysia (IISM), Tuan Haji Khaharuddin Abdul Rahman, menyambut baik kerja sama yang terjalin antara kedua institusi pendidikan tersebut. Ia menilai kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam memperkuat jejaring pendidikan Islam di tingkat internasional.
Kerja sama ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret, seperti pertukaran wawasan akademik, kolaborasi kegiatan siswa dan guru, serta pengembangan program pendidikan bersama. Melalui kemitraan ini, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik meneguhkan komitmennya sebagai sekolah berwawasan internasional yang berakar kuat pada nilai-nilai keislaman.
Artikel ini telah tayang di
Mediamassa.co.id
Penulis: Dwanda Putra
Social Header