Bekasi - Senin, 26 Januari 2026 - Komitmen terhadap nilai Harmony in Diversity atau harmoni dalam keberagaman diwujudkan secara nyata oleh Pelita Global Mandiri, sekolah yang berlokasi di Jalan Gondang Nomor 14 RT 01 RW 10, Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Sekolah ini menyediakan fasilitas rumah ibadah untuk lima agama resmi di Indonesia, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa Pelita Global Mandiri tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga serius membangun pendidikan karakter, toleransi, dan inklusivitas sejak usia dini di lingkungan sekolah.
Komitmen Nyata Sekolah Inklusif di Kota Bekasi
Kehadiran rumah ibadah lima agama di lingkungan sekolah menjadi simbol kuat penghormatan terhadap perbedaan latar belakang siswa dan orang tua. Fasilitas ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, serta menjunjung tinggi nilai saling menghormati antarumat beragama.
Di tengah keberagaman budaya dan keyakinan, Pelita Global Mandiri berupaya menghadirkan sekolah sebagai ruang yang ramah, terbuka, dan bebas diskriminasi.
Kepala Akademik: Keberagaman Dihidupkan dalam Keseharian
Kepala Akademik Pelita Global Mandiri, Eti Triyana, menegaskan bahwa nilai keberagaman bukan sekadar konsep, melainkan diimplementasikan dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari.
“Sekolah kami, Pelita Global Mandiri adalah tempat di mana keragaman dihormati dan dihargai. Siswa dari berbagai latar belakang budaya dan sistem kepercayaan disambut dan didukung melalui berbagai kegiatan sekolah yang mempromosikan pemahaman, rasa hormat, dan persatuan,” ujar Eti Triyana.
Ia menambahkan, berbagai kegiatan keagamaan seperti perayaan hari besar agama, kegiatan kemanusiaan, peribadatan harian, serta penyediaan sarana ibadah masing-masing agama menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang mampu mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan nyata.
Apresiasi Orang Tua terhadap Pendidikan Toleransi
Implementasi nilai Harmony in Diversity di Pelita Global Mandiri juga mendapat apresiasi dari orang tua siswa. Kadek Nera Riadi, orang tua siswa kelas G1 A, menilai bahwa pendidikan toleransi lintas agama sangat penting ditanamkan sejak dini.
“Topik Harmony in Diversity ini sangat menarik karena merupakan bagian dari pendidikan karakter. Dengan adanya pengajaran agama yang berbeda di sekolah, siswa belajar tentang toleransi, memahami keyakinan masing-masing, dan yang terpenting saling menghormati,” ungkapnya.
Menurutnya, meskipun penerapan nilai tersebut memiliki tantangan, terutama dalam mengubah pola pikir, Pelita Global Mandiri menunjukkan keseriusan dalam menanamkan nilai kebhinekaan.
Menghidupkan Nilai Bhinneka Tunggal Ika Lewat Pendidikan
Dengan fasilitas yang inklusif dan budaya sekolah yang menjunjung tinggi keberagaman, Pelita Global Mandiri menjadi contoh nyata lembaga pendidikan yang menghidupkan nilai Bhinneka Tunggal Ika. Di tengah isu intoleransi yang masih kerap muncul di ruang publik, sekolah ini membuktikan bahwa pendidikan dapat menjadi ruang strategis untuk mencetak generasi yang inklusif, berkarakter, dan saling menghargai.
Artikel ini telah tayang di
Mediamassa.co.id
Social Header