Jakarta, DKI Jakarta - Jumat, 28 November 2025 - Kasus penculikan dan pembunuhan terhadap bocah 6 tahun, Alvaro Kiano Nugroho, akhirnya terungkap setelah delapan bulan penuh misteri. Pelakunya tak lain adalah ayah tirinya sendiri, Alex Iskandar, yang kini dikenal publik sebagai sosok keji yang menculik hingga menghabisi nyawa Alvaro sebelum membuang jasadnya di kawasan Tenjo, Bogor.
Kronologi Lengkap Hilangnya Alvaro
Pada 7 Maret 2025, Alvaro dilaporkan hilang saat berada di area masjid di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Saat itu, Alvaro dibujuk oleh Alex Iskandar dengan tawaran makanan dan mainan hingga mengikuti pelaku.
Berdasarkan rangkaian penyelidikan, Alex kemudian membekap Alvaro menggunakan handuk, mencekik, dan menindih tubuh kecil tersebut hingga tak bergerak. Untuk menutupi perbuatannya, Alex membungkus jasad korban dengan plastik.
Upaya Pelaku Menghilangkan Jejak
Tiga hari setelah kejadian, Alex membawa jasad Alvaro ke wilayah Jembatan Cilalay, Tenjo, Bogor, dan membuangnya di dekat sungai. Polisi mengungkap fakta bahwa Alex sempat berencana menguburkan korban dengan meminjam cangkul dari warga, namun gagal karena tanah keras.
Pelaku juga sempat mencoba mengelabui saksi dengan mengatakan bahwa bungkusan plastik yang dibawanya hanya berisi bangkai anjing. Bahkan, untuk menghindari kecurigaan, Alex pura-pura ikut membantu mencari Alvaro dan datang ke kantor polisi.
Motif Keji Ayah Tiri Alvaro
Hasil pemeriksaan polisi menunjukkan bahwa tindakan sadis Alex Iskandar dipicu dendam dan kecemburuan terhadap istrinya — ibu kandung Alvaro — yang bekerja di luar negeri. Alex menduga sang istri berselingkuh hingga timbul amarah yang dilampiaskan kepada anak tiri yang tak berdosa.
Pelaku Diamankan, Lalu Ditemukan Tewas
Alex Iskandar ditangkap pada 21 November 2025 setelah bukti digital dan hasil penyelidikan mengarah kuat padanya. Namun, dua hari kemudian, saat berada di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan, Alex ditemukan tewas karena bunuh diri.
Penemuan Jasad Alvaro
Pada 26 November 2025, polisi menurunkan tim K9 untuk menyisir lokasi pembuangan. Yang tersisa dari tubuh kecil Alvaro hanya kerangka, mengingat telah delapan bulan berlalu sejak dibuang di lokasi tersebut.
Artikel ini telah tayang di
Mediamassa.co.id
Social Header