| Dari Kios 2x3 Meter Jadi Franchise Nasional: Kisah Inspiratif Indriani Lukman Membangun Rene Baby Mart |
Jakarta, DKI Jakarta - Jumat, 24 Oktober 2025 – Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, kisah perjuangan Indriani Lukman, pendiri Rene Baby Mart, menjadi inspirasi bagi banyak pelaku usaha di Indonesia. Bermula dari kios sederhana berukuran 2x3 meter di Pasar Jatinegara, kini usahanya berkembang menjadi jaringan franchise baby shop nasional yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia.
Berawal dari Pasar Tradisional hingga Menjadi Brand Nasional
Lulusan S1 Akuntansi Universitas Tarumanagara (Untar) ini kini melanjutkan studi Master of Science di UTEL University, Meksiko. Tak hanya berprestasi secara akademik, Indriani juga memiliki sertifikasi profesional di bidang keuangan seperti Registered Financial Associate (RFA) dari IARFC Indonesia.
Namun, di balik pencapaiannya, perjalanan bisnis Indriani dimulai dari langkah kecil. Setelah menikah, ia membantu sang suami berdagang di pasar pada tahun 2001. Bersama, mereka membuka toko grosir perlengkapan bayi bernama Toko Permai, yang menjual berbagai merek ternama.
Lahirnya Brand Lokal “Nia Baby”
Pengalaman menjadi distributor membuat Indriani memahami tantangan di lapangan, terutama soal kenaikan harga produk yang sering kali memberatkan pelanggan. Dari situ, lahirlah ide untuk menciptakan merek sendiri. Pada tahun 2014, ia meluncurkan brand Nia Baby, dengan komitmen menjaga kualitas dan harga tetap stabil.
“Kalau bahan baku naik tapi stok lama masih ada, kami tetap jual dengan harga lama,” ujar Indriani.
Pendekatan konsisten dan transparan ini membuat Nia Baby cepat mendapatkan kepercayaan pelanggan. Kini, lini produknya meliputi popok, pakaian bayi, selimut, tas, gendongan, hingga perlengkapan ibu dan bayi lainnya.
Rene Baby Mart: Transformasi Menuju Sistem Franchise
Melihat tingginya minat pasar, Indriani mendirikan Rene Baby Mart pada tahun 2016 dengan cabang pertama di Tanah Abang Blok B. Pada 2021, ia resmi meluncurkan sistem franchise Rene Baby Mart, membuka peluang kemitraan bagi para pengusaha lokal di seluruh Indonesia.
Setiap gerai Rene Baby Mart dilengkapi sistem operasional modern seperti POS terintegrasi, inventory management, dan dashboard performa real-time yang terhubung langsung dengan marketplace seperti Shopee, Tokopedia, serta website resmi Rene Baby Mart.
Ekspansi ke Indonesia Timur dan Skema Kemitraan Fleksibel
Dalam visi jangka panjang, Rene Baby Mart menargetkan ekspansi ke wilayah Indonesia Timur, agar lebih banyak keluarga mendapatkan akses ke produk bayi berkualitas dengan harga terjangkau. Tak hanya itu, Rene juga menyiapkan skema pendanaan kemitraan fleksibel melalui opsi cicilan investasi dan co-funding bersama lembaga keuangan mitra.
Apresiasi dan Legalitas Franchise Rene Baby Mart
Atas kontribusinya dalam memberdayakan UMKM, Rene Baby Mart menerima Plakat Waralaba dari Menteri Perdagangan Budi Santoso. Penghargaan ini menegaskan komitmen Rene dalam mengembangkan model kemitraan usaha lokal yang adil dan berdaya saing.
Selain itu, Rene Baby Mart juga telah memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) sebagai bukti legalitas dan transparansi bisnis sesuai regulasi resmi di Indonesia.
Tentang Rene Baby Mart
Rene Baby Mart kini dikenal sebagai salah satu franchise baby shop lokal yang terus tumbuh dengan prinsip transparansi, integritas, dan pemberdayaan ekonomi daerah. Melalui program kemitraan, Rene membuka peluang bagi siapa pun yang ingin memulai bisnis perlengkapan bayi dengan sistem yang teruji dan dukungan penuh dari tim profesional.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program kemitraan dan peluang franchise Rene Baby Mart, kunjungi situs resmi www.franchisebabyshop.id atau ikuti perjalanan inspiratifnya di Instagram @franchise.babyshop.
Artikel ini telah tayang di
Mediamassa.co.id
Social Header