Mediamassa.co.id – DJ dan selebriti Nathalie Holscher kembali menjadi sorotan publik usai videonya bersama DJ Panda yang menampilkan parodi kehamilan menuai kontroversi. Banyak netizen menilai konten tersebut menyindir Erika Carlina, yang kabarnya tengah hamil anak DJ Panda. Akibatnya, Nathalie di-blacklist dari sejumlah klub malam dan kini menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Nathalie Holscher Dianggap Sindir Erika Carlina
Dalam video yang viral di media sosial, Nathalie Holscher dan DJ Panda berakting seolah sedang menanti kelahiran anak. Meskipun disebut hanya parodi, banyak yang menganggap video itu menyindir Erika Carlina, yang diketahui sedang dalam kondisi hamil.
Konten tersebut memicu reaksi keras dari publik dan pelaku industri hiburan malam. Klub malam Maxy Gold Tulungagung, bagian dari Maxy Group, secara resmi mengumumkan blacklist terhadap Nathalie. Keputusan ini berdampak langsung pada jadwal tampil Nathalie di sejumlah tempat hiburan malam.
Nathalie Minta Maaf ke Erika Carlina
Setelah menuai pro dan kontra, Nathalie Holscher akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka lewat Instagram. Dalam unggahannya, Nathalie menegaskan bahwa parodi tersebut tidak ditujukan kepada siapapun, termasuk Erika Carlina.
“Saya minta maaf jika video tersebut dianggap menyinggung. Saya tidak mendukung pihak manapun. Ke depan saya akan lebih hati-hati dalam memilih rekan kerja,” tulis Nathalie.
Permintaan maaf itu direspons positif oleh Erika Carlina. Ia menuliskan komentar damai:
“Sama-sama kak. Maaf kalau ada salah juga. Sehat dan bahagia selalu.”
Nathalie Holscher Di-Blacklist Klub Malam
Kontroversi ini berdampak serius terhadap karier Nathalie Holscher di dunia hiburan malam. Salah satu klub, Maxy Gold Tulungagung, menyatakan Nathalie tidak akan diundang kembali hingga ada klarifikasi lebih lanjut. Keputusan ini dinilai sebagai bentuk ketegasan manajemen terhadap konten yang berpotensi menyinggung publik.
Sebelumnya, Nathalie sempat menjadi sorotan karena tampil sebagai DJ dengan tarif hingga Rp 35 juta per sesi, belum termasuk saweran. Ia bahkan pernah mendapat saweran hingga Rp 150 juta saat tampil di Sidrap, Sulawesi Selatan.
Menanggapi isu ini, Nathalie mengatakan akan lebih selektif dalam memilih konsep konten dan rekan kolaborasi. Ia juga menegaskan tidak ada niat menyindir siapa pun dan menyadari bahwa publik figur harus lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan di media sosial.
(Red)
Social Header