Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai salah satu struktur Badan Usaha Milik Negara memiliki peran strategis dalam menyediakan energi listrik yang andal dan terdistribusi secara merata bagi masyarakat Indonesia. Dalam menjalankan tugasnya, PLN tidak hanya berfokus pada aspek layanan kelistrikan, tetapi juga mengedepankan integritas melalui penerapan budaya anti suap serta nilai-nilai AKHLAK yang memiliki arti Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif sebagai landasan dalam setiap aktivitas perusahaan.
Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik yang efisien dan terjangkau PLN terus menghadirkan berbagai program pemasaran inovatif dan konsisten setiap bulannya. Di antaranya adalah program Gebyar Awal Tahun setiap tahunnya dan promo diskon tambah daya setiap satu bulan sekali, yang bertujuan untuk memberikan kemudahan serta meningkatkan minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kelistrikan secara optimal.
Dalam mendukung implementasi strategi pemasaran tersebut, penerapan analisis semiotika dalam program Humas dalam divisi administrasi umum menjadi sangat penting sebagai penghubung alur komunikasi antara perusahaan dan publik. Hal ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa praktikan dalam memahami secara langsung bagaimana strategi komunikasi perusahaan dijalankan secara profesional di dunia kerja.
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berkesempatan melaksanakan kegiatan magang selama tiga bulan di PLN UP3 Surabaya Barat, khususnya pada bidang kehumasan yang ada di dalam divisi administrasi umum. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa praktikan tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi juga turut aktif berkontribusi dalam mendukung kegiatan komunikasi perusahaan.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa bernama Raditya Ramadhan Pramudya berkontribusi langsung dalam berbagai aktivitas komunikasi perusahaan, terutama dalam produksi konten digital yang mendukung kampanye pemasaran. Konten yang dihasilkan meliputi materi promosi terkait program Gebyar Awal Tahun dan diskon tambah daya yang dikemas secara informatif, persuasif, serta menyesuaikan dengan tren sosial media. Melalui keterlibatan ini, mahasiswa praktikan memperoleh pengalaman dalam mengimplementasikan teori komunikasi ke dalam praktik nyata, khususnya dalam membangun pesan yang efektif dan menarik bagi publik.
Selain itu, mahasiswa praktikan juga berkontribusi dalam membantu pengelolaan konten yang akan di publikasikan melalui media sosial sebagai sarana penyebaran informasi kepada publik. Kegiatan ini tentu memiliki nilai positif dalam perusahaan, bagaimana mahasiswa berkontribusi untuk memilah konten yang akan di punlimwsikan melalui riset seperti iklan yang akan di unggah dalam postingan ini tidak hanya tren semata tetapi memiliki nilai tarik sendiri untuk pasar yang di targetkan seperti pasar rumah tangga dan juga pasar industrial. Melalui strategi komunikasi yang tepat, pesan-pesan perusahaan dapat tersampaikan secara efektif sehingga mampu membangun daya tarik masyarakat dalam memanfaatkan layanan yang ditawarkan.
Dalam proses pelaksanaan kegiatan magang, mahasiswa praktikan juga menerapkan nilai-nilai AKHLAK sebagai pedoman utama dalam bekerja. Sikap amanah diwujudkan melalui tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, kompeten dalam menghasilkan konten berkualitas, serta adaptif terhadap dinamika perkembangan digital. Di sisi lain, penerapan prinsip anti suap menjadi bentuk komitmen dalam menjaga integritas dan profesionalisme di lingkungan kerja.
Adapun kontribusi nyata yang diberikan oleh mahasiswa praktikan selama kegiatan magang antara lain meliputi produksi konten promosi, penyusunan konsep kreatif kampanye, serta membantu penyebarluasan informasi program PLN kepada masyarakat luas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga meningkatkan kemampuan analisis, kreatif, serta keterampilan komunikasi strategis mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia industri.
Dengan demikian, kegiatan magang di PLN UP3 Surabaya Barat menjadi sarana yang efektif bagi mahasiswa praktikan dalam mengaplikasikan ilmu komunikasi di dunia kerja. Melalui optimalisasi peran Humas dan pemanfaatan media digital, PLN mampu memperkuat citra perusahaan sekaligus meningkatkan efektivitas strategi pemasaran secara berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon profesional di bidang komunikasi.
Sebagai kesimpulan, pendekatan semiotika dalam produksi konten Humas di PLN UP3 Surabaya Barat terbukti mampu memperkuat komunikasi pemasaran melalui pengelolaan makna yang lebih strategis dan terarah, sehingga tidak hanya meningkatkan daya tarik pesan, tetapi juga membangun keterlibatan emosional dengan masyarakat, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan citra perusahaan serta efektivitas program pemasaran yang dijalankan.
Social Header