Jakarta - Rabu, 28 Januari 2026 — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana perombakan besar-besaran di jajaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang akan dilaksanakan pekan depan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja penerimaan negara dan menutup celah kebocoran fiskal.
Perombakan tersebut muncul setelah langkah serupa dilakukan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), termasuk penggantian pejabat dan evaluasi pegawai di sejumlah pelabuhan utama.
Bagaimana Rencana Perombakannya?
Purbaya mengatakan bahwa perombakan tidak hanya terbatas pada jabatan pimpinan, tetapi juga melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap pegawai di DJP. Ia menegaskan bahwa langkah tegas ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi organisasi dan memastikan target penerimaan pajak lebih optimal.
Sementara itu, restrukturisasi di DJBC telah dimulai lebih awal dengan penataan pejabat di pelabuhan pelabuhan besar sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memperbaiki pengawasan dan mengurangi praktik yang menyebabkan kerugian negara.
Perombakan pegawai pajak dan bea cukai dilakukan di tengah tekanan untuk memperbaiki rasio pajak nasional dan menutup celah kewajiban perpajakan yang selama ini belum tertangani secara optimal. Pemerintah menilai reformasi birokrasi internal merupakan langkah penting untuk memastikan gestor pajak dan kepabeanan bekerja efektif, akuntabel, dan bebas dari praktik yang merugikan.
Artikel ini telah tayang di
Mediamassa.co.id
Social Header