Ojol yang Dilindas Rantis Brimob Meninggal Dunia, Asosiasi Minta Polisi Usut Tuntas. (ilustrasi AI) |
Ketua Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, membenarkan kabar duka tersebut.
“Betul, ada driver ojol yang meninggal dunia akibat terlindas mobil rantis Brimob. Korban bernama Affan,” ujar Igun.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan kesaksian warga dan rekaman video yang beredar, korban yang mengenakan jaket Gojek sempat berada di jalan saat kendaraan rantis melintas. Meski sempat dihalau massa, mobil tetap melaju dan melindas tubuh korban. Ban belakang rantis juga kembali mengenai korban hingga membuatnya tak tertolong.
Korban sempat dilarikan ke RS Pelni Petamburan dan kemudian mendapat perawatan di RSCM Jakarta, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Selain Affan, sedikitnya lima orang lainnya dilaporkan luka-luka akibat insiden ini.
Desakan Transparansi
Koalisi Ojol Indonesia mendesak Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan transparan dan adil terhadap peristiwa yang menewaskan rekan mereka.
“Kami meminta kepolisian segera mengusut tuntas insiden ini. Keluarga korban dan seluruh driver ojol berhak mendapat keadilan,” ungkap perwakilan Koalisi Ojol.
Hingga kini, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab pasti dan proses investigasi rantis Brimob yang melindas pengemudi ojol tersebut.
Gelombang Reaksi
Kabar meninggalnya Affan sontak memicu amarah warganet dan rekan-rekan ojol. Tagar #KeadilanUntukAffan menjadi trending di media sosial. Sejumlah serikat buruh dan komunitas ojol juga berencana menggelar aksi solidaritas untuk menuntut pertanggungjawaban aparat.
Tragedi meninggalnya Affan, driver ojol yang terlindas rantis Brimob di tengah aksi demo, kini menjadi sorotan publik. Desakan transparansi penyelidikan terus bergema, sementara keluarga korban masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang.
Artikel ini telah tayang di
Mediamassa.co.id
0 Komentar